Breaking News
Loading...
Tuesday, 4 December 2012


JAKARTA - Profesi dokter tidak menjamin hidup sejahtera. Bahkan banyak lulusan dokter maupun dokter yang alih profesi menjadi wirausaha atau pilot.

"Memang ada anggota IDI yang alih profesi sebagai pilot. Karena bekerja di dunia kedokteran tidak memberikan kelayakan hidup bagi dokter," ungkap Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr Prijo Sidipratomo Sp.Rad kepada JPNN, Jumat (5/10).

Dia menyebut, dari 110 ribu anggota IDI, sekitar 70 persen yang tidak sejahtera. Hidup pas-pasan dengan gaji sekitar Rp1,8 juta sampai Rp5 juta per bulan.

"Bagaimana dokter bisa melayani pasien dengan baik kalau gaji yang diterima sangat sedikit. Ambil contoh layanan primer, di puskesmas dokter hanya diberi Rp1,8 juta," ujarnya.

Kecilnya gaji yang diterima dokter itulah, menurut Prijo, mendorong tenaga medis ini mengambil jalan lain. Yaitu dengan bekerja sama dengan perusahaan farmasi, itupun untung-untungan.

"Iya kalau pasiennya banyak. Kalau sedikit kan sama saja. Makanya kemudian muncul malpraktik, itu juga karena kesejahteraan dokter kurang," cetusnya.

Ditanya berapa sebenarnya angka moderat untuk gaji dokter, Prijo mengatakan, idealnya Rp20 juta bagi dokter umum. Untuk dokter spesialis angkanya lebih dari itu.

"Kalau gajinya segitu, saya jamin tidak ada malpraktik dan kerja sama dengan farmasi lagi," ucapnya.

Dia juga mengkritisi sikap pemerintah yang terlalu memandang sebelahmata terhadap dokter. "Masa hanya PNS yang bergerak di keuangan saja yang gajinya besar. Contohnya Kementerian Keuangan, kastanya paling tinggi kan. Padahal, coba lihat korupsi tetap merajalela kan. Kalau dokter bagaimana mau korupsi bagaimana. Ujung-ujungnya malah kita dituntut miliaran rupiah," bebernya.

Prijo lagi-lagi meminta pemerintah secepatnya melakukan perbaikan tarif jasa dokter. Terlebih selama ini, IDI telah beberapa kali menyurat ke Kementerian Kesehatan dan Bappenas untuk peninjauan soal gaji dokter.

"Mereka itu hanya ekonom yang tidak mengerti tentang profesi dokter. Dokter hanya menang digelarnya saja, tapi sebenarnya uangnya sedikit wong bayar iuran bulanan IDI Rp15 ribu saja banyak yang nunggak kok. Kalau Anda mau tahu yang nunggak iuran itu ada 30-40 persen," tandasnya.(esy/jpnn)

http://www.jpnn.com/read/2012/10/05/...mum-Rp20-Juta-


Senin, 03 Desember 2012

Pemerintah Setuju Gaji Dokter Rp17 Juta

JAKARTA -- Protes Ikatan Dokter Indonesia (IDI) akan besaran premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ternyata hanya masalah take home pay (gaji pokok + tunjangan tetap + tunjangan tidak tetap). Menurut Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron, ada kekhawatiran para dokter dengan berlakunya BPJS pendapatan per bulannya berkurang banyak.

"Sebenarnya IDI itu tidak terlalu mempermasalahkan besaran iurannya. Mereka hanya mempermasalahkan take home pay saja," kata Ali Gufron di Jakarta, Jumat (30/11).

Dalam pembahasan antara Kemenkes dengan IDI, lanjutnya, terungkap para dokter menginginkan gajinya Rp16 juta sampai Rp17 juta per bulan. Alasannya, dengan BPJS, semakin banyak pasien yang harus dilayani sehingga dokter tidak bisa berpraktik di tempat lain.

"Memang dokter umum pendapatannya jauh di bawah gaji dosen. Kalau dokter spesialis sudah lebih baik pendapatannya. Itu sebabnya dokter umum ini minta take home paynya sekitar Rp17 juta. Kami sudah menyetujui usulan dokter ini," terangnya.

Sementara itu Ketua Umum IDI Zaenal Abidin mengatakan pihaknya mendukung penuh program BPJS. Hanya saja mereka meminta agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan dokter.

"Jika pemerintah sudah menyetujui take home pay Rp16 juta-Rp17 juta, saya optimis para dokter ini akan lebih tenang melayani pasien BPJS. Sebab, mereka sudah punya gaji tetap sehingga tidak perlu praktik di tempat lain," tandasnya. (Esy/jpnn)

http://www.jpnn.com/read/2012/11/30/...ter-Rp17-Juta-

berita yang luput dari perhatian publik....

jadi standard hidup sejahtera dokter harus berpendapatan minimal Rp 20 Jt/Bulan gitu ??? sesuaikah dengan pendapatan maysarakat indonesia yang rata-rata belum mampu ??


sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/50bc7bcc0a75b4430900000d

0 comments:

Post a Comment