Breaking News
Loading...
Sunday, 2 December 2012





Jakarta - Meski pembebasan lahan tinggal 2,5% lagi, namun proyek jalan tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116 km masih belum bisa dikerjakan secara besar-besaran. Pemerintah pusat meminta Pemprov Jawa Barat untuk membantu.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meminta bantuan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk memprioritaskan masalah pembebasan lahan tersebut.

"Cikampek-Palimanan ini pembebasan lahannya sudah 97,5 persen selesai, sekarang ini ada bagian-bagian kecil seperti tanah milik desa yang tinggal sepotong-sepotong. Sehingga kita belum bisa melaksanakan proyek itu secara besar-besaran," kata Djoko dikutip dari situs Kementerian PU, Sabtu (1/12/2012).

Jalan tol ini merupakan bagian dari proyek jalan tol Trans Jawa yang menghubungkan dua ruas tol yang telah beroperasi yaitu Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Palimanan-Kanci.

"Investor ada, kontraktor ada, uangnya pun ada, (saat ini) pembebasan lahan masih kurang 2,5 persen dan masih belum bisa melaksanakan jalan tol itu, jadi Pak Gubernur, kalau sekiranya ada hal yang perlu bantuan Pak Gubernur agar menjadi prioritas untuk diselesaikan,” tutur Djoko kepada Gubernur Jabar saat peresmian proyek tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Jalan tol sepanjang 116,75 kilometer ini terbagi menjadi enam seksi yakni seksi I Cikopo-Kalijati sepanjang 29,12 kilometer, seksi II Kalijati-Subang 9,56 kilometer, dan seksi III Subang-Cikedung sepanjang 31,37 kilometer.

Dilanjutkan dengan seksi IV Cikedung-Kertajati sepanjang 17,66 kilometer, seksi V Kertajati-Sumberjaya 14,51 kilometer, dan seksi VI Sumberjaya-Palimanan 14,53 kilometer dan memiliki jumlah simpang susun (interchange) sebanyak tujuh buah (SS Cikopo, Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya dan Palimanan).

Tol ini digarap oleh PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pemegang konsesi, termasuk didalamnya investor asal Malaysia yaitu Plus Expressways Berhad yang memegang saham sebesar 55% dan PT Baskara Utama Sedaya 45%.

Pembebasan tanah tol ini memang molor, karena sebelumnya ditargetkan rampung Desember 2011. Total investasi tol ini menelan Rp 12,562 triliun termasuk Rp 550 miliar untuk pembebasan lahan, jika tak ada aral melintang tol ini akan rampung 2014.

=====================================
Molor melulu...kayak kathok kolor......
Karena molornya pembangun tol Cikampek-palimanan....Lebaran tahun depan sepertinya tidak akan pulang kampung....daripada sengsara di jalanan.
Lebaran yang kemarin saja ada yang nempuh perjalan ke Jawa Tengah saja 36 jam.
Apalagi tahun ini banyak mobil murah bertebaran macam Agya Alya Avanza Xenia Ertiga dan kawan-kawannya.


sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/50baba968227cf1114000016

0 comments:

Post a Comment