Breaking News
Loading...
Thursday, 29 November 2012




Yang peduli dengan apa yang terjadi di negeri ini, 101 tahun lalu, sekarang, atau bahkan seribu tahun lagi.

Sayangnya aku adalah seorang INDONESIA yang peduli dengan semua yang kulihat di jantung negeri ini, pusat perbelanjaan mentereng menjamur liar menyaingi deretan gubuk kumuh yang kian reot.

Peduli setan dengan syahwat belanja para sosialita dan pejabat korup yang uang saku seminggu nya setara dengan biaya hidup saudara-saudaraku selama setahun.

Sayangnya aku adalah seorang INDONESIA yang harus menyaksikan lahan-lahan hijau tergusur demi kumpulan berhala para penganut aliran prestise dan eksis.

Aku adalah seorang INDONESIA yang pada hari ini bergetar hatinya melihat saudaraku menyabung nyawa saat mempertahankan hak bekerja dan hidup yang direnggut paksa oleh para algojo berseragam hitam-hitam.

Aku adalah seorang INDONESIA yang tak pernah rela dijajah oleh siapapun
terutama oleh saudara sebangsa sendiri.
Bangsa yang katanya ramah tamah dan penuh kekeluargaan.
Bangsa yang katanya berperikemanusiaan dan berperikeadilaan.
Dan bangsa yang katanya ringan sama dijinjing berat sama dipikul.

Sayangnya aku adalah seorang INDONESIA yang mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dengan separuh nafas yang tersisa dan rasa perih di hati yang tak kujung sirna.

Bangkitmu Indonesiaku, semoga juga bangkitku dan saudaraku.


UPDATE :

PAPUA OH PAPUA

rambutnya yang keriting kusam menguning
badannya yang legam tonjolkan tulang

ia duduk memeluk lutut
diatas bukit sintani dihamparan batu menghitam
memandang kebawah dengan mata cekung nya
melihat kesibukan pekerja dengan mesin penggali

dibawah sana mereka kenyang
diatas sini sang lelaki kelaparan
dibawah sana mereka terbalut jeans
diatas sini hanyalah koteka bertelanjang dada

kedap kedip mata sang lelaki mengusir lalat yang hinggap
ketika gerobak emas berlalu tinggalkan debu

sejak empat puluh tahun yang lalu
tetap saja kereta emas itu hanya berlalu

sudahlah lelaki renta,emas itu bukan untukmu
tetapi untuk tuan tuan dibenua sana
sedikit untuk penguasa penguasa negrimu
sedikit lagi untuk tentara tentara penjaga itu

hormati saja benderamu
nyanyikan saja lagu kebangsaanmu
tetap saja emas itu bukan untukmu

lalu,lelaki itupun menggumam lirih ;
“..indonesia tanah airku..tanah tumpah darahku. disanalah aku berdiri,jadi
pandu ibuku.., indonesia..kebangsaanku..bangsa dan tanah airku…marilah
kita berseru..indonesia bersatu…”

lalu, lelaki itupun mati


Spoilerfor GAMBARANNYA:




sebelumnya ane meminta maaf soal JUDUL TRIT ini tapi ane buat judul begitu gara-gara ane SAYANG sama INDONESIA itu hanya kritikan gan  apa salah sih mengkritik sampe ada yang PM ane sambil marah-marah sekali lagi meminta maaf soal judul trit ini


sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015084689/sayangnya-aku-adalah-seorang-indonesia/

0 comments:

Post a Comment